pertemuan terjadi di mana saja. untuk tulisan ini, gue gak mau menyinggung perpisahan. :)
hari ini gue kembali berada di rumah saja. pemulihan kondisi badan belum tuntas. masih saja berasa lelahnya. haha. tapi besok sudah kembali ke kampus, masuk kelas isyarat, dan kembali menjadi interpreter. ^^
punya waktu luang di rumah, gue memilih untuk membaca. kali ini gue gak membaca buku, tetapi membaca makalah. hehe. makalah itu dibawa bokap gue semalam selepas menghadiri suatu acara. isi makalah itu menarik--mengenai pertemuan dua panutan.
sekadar informasi saja, panutan-panutan ini merupakan pegangan hidup banyak orang. keduanya hidup berdampingan di bumi Indonesia dengan jumlah yang tidak sebanding di antaranya. pertemuan keduanya yang terjadi sejak abad ke-7 meninggalkan jejak yang tidak sepenuhnya indah sampai sekarang.
membaca makalah itu, gue kurang lebih tambah tahu tentang sejarah. kemudian, gue semakin mantap untuk lebih menghargai keberagaman dalam berkeyakinan.
dua panutan kiranya hidup bersama dalam damai sejahtera. :)
09 Februari 2010
03 Februari 2010
penerimaan
^^
sampai sekarang, gue masih belajar untuk menerima dengan ikhlas atas beberapa hal yang sampai sekarang gue dendamkan. Misalnya, teman gue yang jadian sama orang yang gue harapkan. atau mungkin sikap bokap yang sering membuat gue dan mama sakit hati.
dan, susah sekali rasanya menerima. butuh waktu lama. entah itu mindset gue saja atau gimana, tapi sepengalaman gue ya begitu. emang sih gak untuk semua masalah. :)
sampai saat ini gue masih berharap dan berdoa supaya gue bisa lebih menerima bokap gue dengan setiap keadaannya. gue juga tetap berdoa dan berharap agar bokap gue memang bisa menjadi sosok ayah yang gak cuma good performance di luar rumah, tapi juga untuk istri dan anaknya. emang sih dia sayang sama kami, tapi 98% menyakitkan hati.
kemudian, gue juga berharap gue bisa menerima dengan ikhlas percintaan teman gue dan laki-laki itu. hah! rasanya kok ya kenapa harus dua kali mengalami kejadian ini. apa iya gue terlalu lama membiarkan? apa iya gue terlalu banyak mikir? jawabannya: IYA! haha. dodol deh gue... :p
sejauh ini, ternyata gue belum bisa sepenuhnya memaafkan (untuk peristiwa yang kedua. yang pertama mah sudah okeee... hubungan kami bertiga pun baik. :D). masih aja gedek, sebal, kesal, ngumpat, dll... hehe. pengen maki-maki, pengen nampar, pengen gampar, pengen buang dari ingatan. tapi ya ini yang perlu gue jalani. gue harus kuat dan nantinya gue tahu gimana ngadepinnya dengan lebih baik. hahay!
sampai sekarang sulit sekali menerima situasi berkaitan dengan mereka dengan rasa ikhlas.
tapi, harus selalu dicoba. :)
sampai sekarang, gue masih belajar untuk menerima dengan ikhlas atas beberapa hal yang sampai sekarang gue dendamkan. Misalnya, teman gue yang jadian sama orang yang gue harapkan. atau mungkin sikap bokap yang sering membuat gue dan mama sakit hati.
dan, susah sekali rasanya menerima. butuh waktu lama. entah itu mindset gue saja atau gimana, tapi sepengalaman gue ya begitu. emang sih gak untuk semua masalah. :)
sampai saat ini gue masih berharap dan berdoa supaya gue bisa lebih menerima bokap gue dengan setiap keadaannya. gue juga tetap berdoa dan berharap agar bokap gue memang bisa menjadi sosok ayah yang gak cuma good performance di luar rumah, tapi juga untuk istri dan anaknya. emang sih dia sayang sama kami, tapi 98% menyakitkan hati.
kemudian, gue juga berharap gue bisa menerima dengan ikhlas percintaan teman gue dan laki-laki itu. hah! rasanya kok ya kenapa harus dua kali mengalami kejadian ini. apa iya gue terlalu lama membiarkan? apa iya gue terlalu banyak mikir? jawabannya: IYA! haha. dodol deh gue... :p
sejauh ini, ternyata gue belum bisa sepenuhnya memaafkan (untuk peristiwa yang kedua. yang pertama mah sudah okeee... hubungan kami bertiga pun baik. :D). masih aja gedek, sebal, kesal, ngumpat, dll... hehe. pengen maki-maki, pengen nampar, pengen gampar, pengen buang dari ingatan. tapi ya ini yang perlu gue jalani. gue harus kuat dan nantinya gue tahu gimana ngadepinnya dengan lebih baik. hahay!
sampai sekarang sulit sekali menerima situasi berkaitan dengan mereka dengan rasa ikhlas.
tapi, harus selalu dicoba. :)
interpreter (lagi)
ini kali kedua gue menjadi interpreter di lingkungan teman-teman tunarungu. yap. hari ini gue jadi interpreter di salah satu kelas bahasa isyarat Indonesia yang merupakan kuliah pilihan Lingusitik Program Studi Indonesia FIB UI. hahay! benar-benar dengan keterbatasan, gue 'berani' menjadi interpreter. gue sempat takut juga karena orang tunarungu yang ngajar itu orang yang 'keras' dan gue belum terlalu tahu 'gaya' isyarat dia dan bagaimana karakternya. :) yah, gue bisa hadapi dan untungnya cukuplah tadi ya... haha...
tadinya gue merasa gak siap untuk menjadi interpreter. gue diminta menjadi interpreter itu sehari sebelum kelas dimulai. haha. namun, kalau tidak mulai sekarang kapan lagi? gue pun ingat trainer gue di HK yang sudah oke banget menjadi interpreter di sana. dia sudah memulai studinya di dunia Deaf ini sejak belasan tahun lalu. kalau gue tekuni, gue pun nanti bisa seperti dia--dengan kelebihan dan kekurangan gue. jadi, bisa dikatakan bahwa dia adalah motivator gue (secara tidak langsung). hehe.
minggu depan gue akan menjadi interpreter lagi. dan gue juga mau belajar untuk menjadi interpreter yang baik dan tidak membosankan. mahasiswa-mahasiswa itu harus tertarik belajar bahasa isyarat ini sampai selesai dan bermanfaat bagi mereka untuk berkomunikasi dengan orang-orang tunarungu.
dengan mengikuti kelas isyarat ini, pasti akan ada banyak lagi hal yang gue dapatkan dan akan bermanfaat untuk ke depannya. gue senang bisa membantu teman-teman gue dan semoga ke depannya gue bisa melakukan penelitian mengenai apa pun yang berkaitan dengan deafness dan menunjukkan sesuatu mengenainya sehingga orang awam pun menyadarinya. misalnya, pentingnya penggunaan bahasa isyarat atau berbagai hal lainnya. :)
menjadi interpreter sangat melelahkan. selama hampir 2 jam tadi gue berdiri. hahay. namun, seru! ini pelajaran dan ini pengalaman yang gak bisa dibayar pakai uang sekalipun. :)
tadinya gue merasa gak siap untuk menjadi interpreter. gue diminta menjadi interpreter itu sehari sebelum kelas dimulai. haha. namun, kalau tidak mulai sekarang kapan lagi? gue pun ingat trainer gue di HK yang sudah oke banget menjadi interpreter di sana. dia sudah memulai studinya di dunia Deaf ini sejak belasan tahun lalu. kalau gue tekuni, gue pun nanti bisa seperti dia--dengan kelebihan dan kekurangan gue. jadi, bisa dikatakan bahwa dia adalah motivator gue (secara tidak langsung). hehe.
minggu depan gue akan menjadi interpreter lagi. dan gue juga mau belajar untuk menjadi interpreter yang baik dan tidak membosankan. mahasiswa-mahasiswa itu harus tertarik belajar bahasa isyarat ini sampai selesai dan bermanfaat bagi mereka untuk berkomunikasi dengan orang-orang tunarungu.
dengan mengikuti kelas isyarat ini, pasti akan ada banyak lagi hal yang gue dapatkan dan akan bermanfaat untuk ke depannya. gue senang bisa membantu teman-teman gue dan semoga ke depannya gue bisa melakukan penelitian mengenai apa pun yang berkaitan dengan deafness dan menunjukkan sesuatu mengenainya sehingga orang awam pun menyadarinya. misalnya, pentingnya penggunaan bahasa isyarat atau berbagai hal lainnya. :)
menjadi interpreter sangat melelahkan. selama hampir 2 jam tadi gue berdiri. hahay. namun, seru! ini pelajaran dan ini pengalaman yang gak bisa dibayar pakai uang sekalipun. :)
31 Januari 2010
saying 'bye bye' is doesn't mean real good bye...
hari ini kami akan pulang ke Indonesia. jam 4 sore waktu setempat kami akan pulang. kira-kira jam 12 siang nanti kami akan berangkat dari rumah. Laura akan mengantar kami ke bandara. dia memang baik sekali, mendukung kami meskipun kami jauh di Indonesia nanti. :)
pagi ini, teman Deaf gue yang dari Vietnam sudah berangkat duluan. meskipun mereka baru akan pulang malam nanti, mereka sudah berangkat pagi ini untuk bertemu Prof. Woodward dan istrinya. pertemuan kami dengan Tien dan Lam memang termasuk singkat. namun, gue senang berkenalan dengan mereka. mungkin karakter mereka juga yang cocok dengan kami kali ya, jadi merasa nyaman saja ketika berbincang-bincang dengan mereka. :) mungkin juga karena budayanya yang mirip, jadi merasa enak juga. ^^
salah satu dari mereka tadi berkata bahwa mereka mungkin akan kembali ke HK bulan Juni. hum. entah, gue dan Silva akan di sini juga atau belum. ya, gue harap kami bisa bertemu lagi. :)
semoga perjalanan mereka berlangsung dengan baik. semoga perjalanan kami pun demikian. dan semoga kami bisa tetap menjaga komunikasi dengan baik dengan mereka. semoga 'bye bye' tadi dan nanti bukan berarti tidak bertemu lagi.
^^
pagi ini, teman Deaf gue yang dari Vietnam sudah berangkat duluan. meskipun mereka baru akan pulang malam nanti, mereka sudah berangkat pagi ini untuk bertemu Prof. Woodward dan istrinya. pertemuan kami dengan Tien dan Lam memang termasuk singkat. namun, gue senang berkenalan dengan mereka. mungkin karakter mereka juga yang cocok dengan kami kali ya, jadi merasa nyaman saja ketika berbincang-bincang dengan mereka. :) mungkin juga karena budayanya yang mirip, jadi merasa enak juga. ^^
salah satu dari mereka tadi berkata bahwa mereka mungkin akan kembali ke HK bulan Juni. hum. entah, gue dan Silva akan di sini juga atau belum. ya, gue harap kami bisa bertemu lagi. :)
semoga perjalanan mereka berlangsung dengan baik. semoga perjalanan kami pun demikian. dan semoga kami bisa tetap menjaga komunikasi dengan baik dengan mereka. semoga 'bye bye' tadi dan nanti bukan berarti tidak bertemu lagi.
^^
30 Januari 2010
"Thank you..."
terima kasih untuk teman-teman Deaf di sini. yang dari Jakarta dan Yogyakarta, yang dari Sri Langka, yang dari Hong Kong. dan yang baru gue kenal lagi, yaitu dari China dan Vietnam. menyenangkan bisa bertemu kalian dan berkomunikasi sampai sedikit demi sedikit kami tahu bagaimana budaya kalian. ^^
hari ini adalah hari terakhir konferensi Deaf yang diadakan di HK. gue senang bisa dapat beberapa nama dan kontak untuk bisa tetap berhubungan dengan mereka. meskipun gak semua meteri gue ngerti, tapi itu pasti bermanfaat untuk ke depannya. :)
hari ini sekaligus menjadi hari terakhir gue dan Silva berada di HK sebelum kami pulang besok. ini sudah kedua kalinya kami ke HK untuk belajar.
tadi kami sudah mengisi formulir pendaftaran untuk melanjutkan belajar di negeri ini. meskipun belum semua beres, tapi kami sudah menyelesaikan yang diatur untuk sementara ini. orang sini pun juga sepertinya masih belum jelas dengan tindakan yang perlu dilakukan. haha. asal gue dan Silva gak terlantar saja nantinya. :p
kami sudah beberes. hanya beberapa barang yang belum dibereskan karena masih dipakai besok. hehe. kami akan pulang. kami akan bertemu keluarga masing-masing. :)
semoga kepulangan kami dapat membawa ilmu yang bermanfaat bagi perkembangan ilmu yang sedang kami dalami. semoga kami juga dapat turut senantiasa bekerja sama dengan teman-teman Deaf kami di Indonesia, selain dengan yang ada di sini. ^^
terima kasih juga untuk para trainer kami. meskipun mereka sibuk sekali sampai-sampai kami merasa ditelantarkan, secara pribadi gue tetap mengucapkan 'terima kasih' karena ini pengalaman berharga.
di balik rasa kecewa, kesal, sedih, bahagia, tegang, seru, dan ketawa terpingkal-pingkal... gue mengucapkan terima kasih karena gue bisa melalui proses ini.
terima kasih Laura dan Pak Iwan (Jakarta), Adhie (Yogyakarta), Geshani, Pubbodha, Brayan, Razak (Sri Langka), Connie, Lisa, Kenny (Hong Kong), Sally (China), Tien dan Lam (Vietnam), Felix dan Jafi (trainer dari HK).
terima kasih juga untuk partner gue, Silva. haha. gue banyak bergantung sama lo, ya. kalau gak ngerti pelajaran, gue nanya. kalau gue jalan sambil ngelamun, lo 'teriak' bahwa gue salah jalan. haha. ^^
terima kasih juga untuk mapa. mereka rela dan ikhlas gue 'tinggal'. hehe. terutama, doa-doa mereka yang gak pernah putus. we're gonna meet each other soon... :)
dan yang pasti terima kasih banget sama Tuhan. seperti yang sudah diketahui banyak orang, tanpa dia kita bisa jadi apa, sih? hehe.
"Terima kasih..."
hari ini adalah hari terakhir konferensi Deaf yang diadakan di HK. gue senang bisa dapat beberapa nama dan kontak untuk bisa tetap berhubungan dengan mereka. meskipun gak semua meteri gue ngerti, tapi itu pasti bermanfaat untuk ke depannya. :)
hari ini sekaligus menjadi hari terakhir gue dan Silva berada di HK sebelum kami pulang besok. ini sudah kedua kalinya kami ke HK untuk belajar.
tadi kami sudah mengisi formulir pendaftaran untuk melanjutkan belajar di negeri ini. meskipun belum semua beres, tapi kami sudah menyelesaikan yang diatur untuk sementara ini. orang sini pun juga sepertinya masih belum jelas dengan tindakan yang perlu dilakukan. haha. asal gue dan Silva gak terlantar saja nantinya. :p
kami sudah beberes. hanya beberapa barang yang belum dibereskan karena masih dipakai besok. hehe. kami akan pulang. kami akan bertemu keluarga masing-masing. :)
semoga kepulangan kami dapat membawa ilmu yang bermanfaat bagi perkembangan ilmu yang sedang kami dalami. semoga kami juga dapat turut senantiasa bekerja sama dengan teman-teman Deaf kami di Indonesia, selain dengan yang ada di sini. ^^
terima kasih juga untuk para trainer kami. meskipun mereka sibuk sekali sampai-sampai kami merasa ditelantarkan, secara pribadi gue tetap mengucapkan 'terima kasih' karena ini pengalaman berharga.
di balik rasa kecewa, kesal, sedih, bahagia, tegang, seru, dan ketawa terpingkal-pingkal... gue mengucapkan terima kasih karena gue bisa melalui proses ini.
terima kasih Laura dan Pak Iwan (Jakarta), Adhie (Yogyakarta), Geshani, Pubbodha, Brayan, Razak (Sri Langka), Connie, Lisa, Kenny (Hong Kong), Sally (China), Tien dan Lam (Vietnam), Felix dan Jafi (trainer dari HK).
terima kasih juga untuk partner gue, Silva. haha. gue banyak bergantung sama lo, ya. kalau gak ngerti pelajaran, gue nanya. kalau gue jalan sambil ngelamun, lo 'teriak' bahwa gue salah jalan. haha. ^^
terima kasih juga untuk mapa. mereka rela dan ikhlas gue 'tinggal'. hehe. terutama, doa-doa mereka yang gak pernah putus. we're gonna meet each other soon... :)
dan yang pasti terima kasih banget sama Tuhan. seperti yang sudah diketahui banyak orang, tanpa dia kita bisa jadi apa, sih? hehe.
"Terima kasih..."
Langgan:
Entri (Atom)