hari ini gue masuk siang ke kantor. jadwal mengajar hari ini baru jam 2 nanti. tadi pagi gue menghabiskan cukup waktu dengan bersenda gurau bersama mama dan bapak.
berangkat ke kantor rasanya senang. gue membayangkan juga nanti malam yang akan nonton teater Pagupon dengan lakon "Naluri Di Batas". hum. nanti malam semoga memang bisa nonton bareng sama atre. gue juga bersemangat karena gue berpikir gue bisa makan siang bareng Yasmin. namun, ternyata dia sudah pulang sebelum gue sampai di kantor dan ternyata dia sedang tidak enak badan. yah, mengerti juga sih kondisinya yang harus kerja dan mempersiapkan segala sesuatunya menjelang hari pernikahannya.
but... I do not know whay I feel alone... Yes, I'm alone...
apakah perasaan ini hanya gue yang menciptakan, ya? :) tadi gue ngobrol-ngobrol bareng teman-teman pengajar Inggris--Nila dan Cia--tetapi rasanya gue tetap merasa kosong. gak enak sajarasanya perasaan. gue merasa ada yang kurang. makan aja jadi sedikit tidak napsu. haha. ada-ada saja, ya...
gue juga berasa sunyi. banyak suara di sekitar gue, tetapi sunyi sekali rasanya... sedih rasanya. :(
17 November 2009
13 November 2009
sudah lama rasanya...
waw.
sudah lama rasanya tidak menulis di blog ini. sudah lama tidak berbagi. dan, sudah lama tidak bercerita. bahkan, untuk hal-hal kecil pun rasanya sudah menjadi tidak perlu diceritakan. haha. meskipun demikian, kemarin gue baru saja kok cerita-cerita dengan yasmin mengenai perasaan 'benci' dan 'dengki'. hehehe.
akhir-akhir ini, keceriaan gue terserap oleh pekerjaan dan tugas (ini menurut teman gue yang bernama dHanny). mungkin iya, mungkin tidak. namun, sepertinya dia benar. haha. meskipun demikian, gue masih bisa bercanda dan tertawa. tapi gitu-gitu aja, sih. justru, gue sulit menangis. haha.
kesibukan akhir-akhir ini memang seperti menyita seluruh pikiran, tenaga, waktu, dan perasaan. haha. sedih juga rasanya gue kok seperti tidak bisa bersosialisasi dengan baik. biasanya juga gak, sih, tapi kali ini parah saja rasanya. haha. bahkan, gue gak bisa cerita apa-apa sama orang dekat gue. tapi sama mama bisa, kok. hanya gak semua. hehe.
sudah lama rasanya gue gak nonton film, bahkan di rumah atau kamar gue sendiri. sudah lama tidak duduk di kantor sambil ngobrol. haha. yang ada malahan gue duduk di kursi berhadapan dengan netbook tercinta, menatap permainan tulisan dan pemikiran. haha. gak asik banget ya hidup gue? haha. itu mungkin menurut sobat ,,aNgin. menurut gue, siplah hidup gue. haha.
daripada sibuk mikirin siapa suami gue kelak, sepertinya lebih menarik merencanakan masa depan karier yang cerah. hahaha.
gue gak meremehkan pemikiran mengenai pasangan hidup, kok. hanya saja hal itu memang tidak penting saat ini untuk gue. apa ini merupakan bentuk penolakan gue karena trauma dengan perasaan sendiri? hehee.
sudah lama ya tidak tertawa dan berbagi. berbagi dalam tawa. sudah lama tidak merasakannya. :p
bahkan, sudah lama rasanya tidak mendapatkan balasan atas rindu. hyahahaha. norak, ah.
well, tetap saja rasanya sudah lama tidak menulis di blog ini...
have a nice days, youw!
sudah lama rasanya tidak menulis di blog ini. sudah lama tidak berbagi. dan, sudah lama tidak bercerita. bahkan, untuk hal-hal kecil pun rasanya sudah menjadi tidak perlu diceritakan. haha. meskipun demikian, kemarin gue baru saja kok cerita-cerita dengan yasmin mengenai perasaan 'benci' dan 'dengki'. hehehe.
akhir-akhir ini, keceriaan gue terserap oleh pekerjaan dan tugas (ini menurut teman gue yang bernama dHanny). mungkin iya, mungkin tidak. namun, sepertinya dia benar. haha. meskipun demikian, gue masih bisa bercanda dan tertawa. tapi gitu-gitu aja, sih. justru, gue sulit menangis. haha.
kesibukan akhir-akhir ini memang seperti menyita seluruh pikiran, tenaga, waktu, dan perasaan. haha. sedih juga rasanya gue kok seperti tidak bisa bersosialisasi dengan baik. biasanya juga gak, sih, tapi kali ini parah saja rasanya. haha. bahkan, gue gak bisa cerita apa-apa sama orang dekat gue. tapi sama mama bisa, kok. hanya gak semua. hehe.
sudah lama rasanya gue gak nonton film, bahkan di rumah atau kamar gue sendiri. sudah lama tidak duduk di kantor sambil ngobrol. haha. yang ada malahan gue duduk di kursi berhadapan dengan netbook tercinta, menatap permainan tulisan dan pemikiran. haha. gak asik banget ya hidup gue? haha. itu mungkin menurut sobat ,,aNgin. menurut gue, siplah hidup gue. haha.
daripada sibuk mikirin siapa suami gue kelak, sepertinya lebih menarik merencanakan masa depan karier yang cerah. hahaha.
gue gak meremehkan pemikiran mengenai pasangan hidup, kok. hanya saja hal itu memang tidak penting saat ini untuk gue. apa ini merupakan bentuk penolakan gue karena trauma dengan perasaan sendiri? hehee.
sudah lama ya tidak tertawa dan berbagi. berbagi dalam tawa. sudah lama tidak merasakannya. :p
bahkan, sudah lama rasanya tidak mendapatkan balasan atas rindu. hyahahaha. norak, ah.
well, tetap saja rasanya sudah lama tidak menulis di blog ini...
have a nice days, youw!
02 November 2009
27 Oktober 2009
k a n g e n
perasaan kangen apalagi rindu bisa membuat orang yang merasakannya tersiksa. namun, perasaan ini juga dapat membuat orang bisa bertahan. gue pernah sih baca di salah satu naskah drama waktu gue kuliah dulu. tuturan salah seorang lakonnya tidak pernah bisa gue lupakan. ia menuturkan kerinduannya yang amat sangat kepada orang yang dicintainya dan itu membuatnya bertahan.
gue rindu sekali dengan seorang teman. meskipun kami berada di satu lingkup tempat yang sama, kami terpisahkan oleh sekat-sekat tebal kokoh di sana. haha. dengan kesibukan yang menyita perhatian, pikiran, tenaga, dan waktu kami , kami seperti tidak menemukan waktu tepat untuk bersua. bahkan, mengusahakan pertemuan saja rasanya tidak bisa.
jadinya, ketika bertemu ya bawaannya mungkin tidak bisa dikontrol karena senang sekali rasanya. :)
perasaan 'kangen' bahkan 'rindu' bisa membuat jantung berdetak gak tentu. perasaan seperti ini sepertinya bisa membawa dampak baik dan juga buruk...
lalu, pernahkah merasa memendam kangen atau rindu terlalu lama? Jiaaah... ^^ ini tidak usah ditanyain kali, ya... jadinya malah curcol nanti. hahaha.
merindu dalam waktu yang lama sepertinya bisa berdampak macam-macam. mungkin saja kita menjadi kuat untuk mendapatkan jawaban atas kerinduan itu. atau mungkin juga kita mulai membenci yang kita rindukan dan memilih untuk tidak memikirkannya lagi. mungkin juga perasaan menjadi hambar. hahaha. kira-kira ada perasaan lainkah? hehe.
hum. gue rindu sama suasana rumah yang menyenangkan... hehe...
gue kangen atre. si iLaLang itu ternyata masih ada di sini...
kangen neLLy...! meskipun cerewet banget dan masih terasa dominannya (buat gue), kata-kata bijak dan kedewasaannya 'memegang' gue.
hoho. yasmin juga nih... apalagi dia udah mau nikah... hahaha... tapi, bentar lagi gue juga akan ninggalin lo jauh, ya? huhu. :( lo selalu bisa memunculkan pemikiran baik di otak gue. haha.
kemudian, kangen sama teman-teman basket gereja gue. kapan kita bermain dan berjaya? hyahahaha... :)
kangen cory dan joey, sekaligus -i-... basket basket basket, Kawan! :p
kangwn oNya... hyahahaha... makan di tenda-tenda Margonda lagi, yuuuk... :D
rinduuu sekali rasanya sama chitta. ngobrol-ngobrol di buku kafe atau di depan televisi. hahaha.
kebersamaan itu tidak pernah bisa terbayar dengan apa-apa.
menyikapi perasaan kangen atau rindu itu bisa bagaimana saja ya rasanya... asal, bisa jaga sikap saja. haha.
gue rindu sekali dengan seorang teman. meskipun kami berada di satu lingkup tempat yang sama, kami terpisahkan oleh sekat-sekat tebal kokoh di sana. haha. dengan kesibukan yang menyita perhatian, pikiran, tenaga, dan waktu kami , kami seperti tidak menemukan waktu tepat untuk bersua. bahkan, mengusahakan pertemuan saja rasanya tidak bisa.
jadinya, ketika bertemu ya bawaannya mungkin tidak bisa dikontrol karena senang sekali rasanya. :)
perasaan 'kangen' bahkan 'rindu' bisa membuat jantung berdetak gak tentu. perasaan seperti ini sepertinya bisa membawa dampak baik dan juga buruk...
lalu, pernahkah merasa memendam kangen atau rindu terlalu lama? Jiaaah... ^^ ini tidak usah ditanyain kali, ya... jadinya malah curcol nanti. hahaha.
merindu dalam waktu yang lama sepertinya bisa berdampak macam-macam. mungkin saja kita menjadi kuat untuk mendapatkan jawaban atas kerinduan itu. atau mungkin juga kita mulai membenci yang kita rindukan dan memilih untuk tidak memikirkannya lagi. mungkin juga perasaan menjadi hambar. hahaha. kira-kira ada perasaan lainkah? hehe.
hum. gue rindu sama suasana rumah yang menyenangkan... hehe...
gue kangen atre. si iLaLang itu ternyata masih ada di sini...
kangen neLLy...! meskipun cerewet banget dan masih terasa dominannya (buat gue), kata-kata bijak dan kedewasaannya 'memegang' gue.
hoho. yasmin juga nih... apalagi dia udah mau nikah... hahaha... tapi, bentar lagi gue juga akan ninggalin lo jauh, ya? huhu. :( lo selalu bisa memunculkan pemikiran baik di otak gue. haha.
kemudian, kangen sama teman-teman basket gereja gue. kapan kita bermain dan berjaya? hyahahaha... :)
kangen cory dan joey, sekaligus -i-... basket basket basket, Kawan! :p
kangwn oNya... hyahahaha... makan di tenda-tenda Margonda lagi, yuuuk... :D
rinduuu sekali rasanya sama chitta. ngobrol-ngobrol di buku kafe atau di depan televisi. hahaha.
kebersamaan itu tidak pernah bisa terbayar dengan apa-apa.
menyikapi perasaan kangen atau rindu itu bisa bagaimana saja ya rasanya... asal, bisa jaga sikap saja. haha.
mengeluh
apa ya kegunaannya mengeluh? gue percaya pasti ada sisi positifnya. dengan mengeluh, (mungkin) hati dan pikiran merasa lebih plong. masalah atau problema yang dihadapi mungkin dirasa lebih berkurang.
namun, apa pun yang berlebihan tidaklah baik ya rasanya. terlalu sering mengeluh akan sangat mengganggu orang lain. kalau menurut gue kayaknya nggak cuma itu akibatnya. terlalu banyak atau sering mengeluh sepertinya bisa membuat kita tidaklah merasa lebih baik. yang ada (mungkin, lho...) malah membuat hati tetap gundah serta pikiran masih saja penat. hehe.
seperti sekarang, gue merasa tidak perlu mengeluh setiap hari. gue sempat menahan diri untuk tidak mengeluh beberapa jam. ternyata, hasilnya enak, lho... hehe. ^^ ternyata gue lebih bisa fokus dengan yang gue kerjakan. dan akhirnya pun bisa selesai sedikit demi sedikit. :p
mengeluh 1 menit mungkin bisa membuat kita ketagihan mengeluh lagi di waktu selanjutnya, bahkan di menit selanjutnya. apalagi kalau ada orang yang 'rela' mendengarkan keluhan tersebut. berdasarkan pengalaman, dengan menahan diri tidak mengeluh justru kita bisa menjadi lebih produktif. hasilnya, kita lihat saja nanti! semua juga tahu bahwa pekerjaan yang dilakukan dengan konsentrasi, fokus, terlebih lagi cinta, maka hasilnya akan baik dan berkualitas.
gue memang menyukai pekerjaan gue. terlebih lagi, gue menyukai studi yang sedang gue jalani. banyaknya tugas dan pekerjaan yang menyita waktu, tenaga, dan pikiran membuat gue tidak bisa menghindari sikap mengeluh itu. hehe. namun, gue rasa itu tergantung pilihan kita sih maunya gimana: mau terjebak pada keluhan yang bisa berlanjut seterusnya atau terus jalan.
mengeluh nggak salah, kok. boleh-boleh saja. asal ada batas. oke? hehe.^^
namun, apa pun yang berlebihan tidaklah baik ya rasanya. terlalu sering mengeluh akan sangat mengganggu orang lain. kalau menurut gue kayaknya nggak cuma itu akibatnya. terlalu banyak atau sering mengeluh sepertinya bisa membuat kita tidaklah merasa lebih baik. yang ada (mungkin, lho...) malah membuat hati tetap gundah serta pikiran masih saja penat. hehe.
seperti sekarang, gue merasa tidak perlu mengeluh setiap hari. gue sempat menahan diri untuk tidak mengeluh beberapa jam. ternyata, hasilnya enak, lho... hehe. ^^ ternyata gue lebih bisa fokus dengan yang gue kerjakan. dan akhirnya pun bisa selesai sedikit demi sedikit. :p
mengeluh 1 menit mungkin bisa membuat kita ketagihan mengeluh lagi di waktu selanjutnya, bahkan di menit selanjutnya. apalagi kalau ada orang yang 'rela' mendengarkan keluhan tersebut. berdasarkan pengalaman, dengan menahan diri tidak mengeluh justru kita bisa menjadi lebih produktif. hasilnya, kita lihat saja nanti! semua juga tahu bahwa pekerjaan yang dilakukan dengan konsentrasi, fokus, terlebih lagi cinta, maka hasilnya akan baik dan berkualitas.
gue memang menyukai pekerjaan gue. terlebih lagi, gue menyukai studi yang sedang gue jalani. banyaknya tugas dan pekerjaan yang menyita waktu, tenaga, dan pikiran membuat gue tidak bisa menghindari sikap mengeluh itu. hehe. namun, gue rasa itu tergantung pilihan kita sih maunya gimana: mau terjebak pada keluhan yang bisa berlanjut seterusnya atau terus jalan.
mengeluh nggak salah, kok. boleh-boleh saja. asal ada batas. oke? hehe.^^
Langgan:
Entri (Atom)
